To my another blog. Please drop by and comment if you liked to. No need to SPAMMED coz it's really not worth it! LAST but not least, ENJOY UR DAY!
RSS

Manusia dan Pandangan Hidup

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)



Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena itu menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam:
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.

Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan.

Pandangan hidup tidak sama dengan cita-cita. Sekalipun demikian, pandangan hiup erat sekali kaitannya dengan cita-cita. Pandangan hidup merupakan bagian dari hidup manusia yang dapat mencerminkan cita-cita atau aspirasi seseorang dan sekelompok orang atau masyarakat.

Cita-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia  bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, sebab kadang-kadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan berpikir didalam masyarakat. Manuel Kaisiepo (1982) dan Abdurrahman Wahid (1985) berpendapat bahwa pandangan hidup itu bersifat elastis. Maksudnya bergantung pada situasi dan kondisi serta tidak selamanya bersifat positif.

Manusia dan Pandangan Hidup
Akal dan budi sebagai milik manusia ternyata membawa ciri tersendiri akan diri manusia itu. Sebab akal dan budi mengakibatkan manusia memiliki keunggulan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Satu diantar keunggulan manusia tersebut ialah pandangan hidup. Disatu pihak manusia menyadari bahwa dirinya lemah, dipihak lain menusia menyadari kehidupannya lebih kompleks.

Kesadaran akan kelemahan dirinya memaksa manusia mencari kekuatan diluar dirinya. Dengan kekuatan ini manusia berharap dapat terlindung dari ancaman-ancaman yang selalu mengintai dirinya, baik yang fisik maupun non fisik. Seperti penyakit, bencana alam, kegelisahan, ketakutan, dan sebagainya.

Selain itu manusia sadar pula bahwa kehidupannya itu lain bila dibandingkan dengan kehidupan makhluk lain. Sadar pula bahwa dibalik kehidupan ini ada kehidupan lain yang diyakini lebih abadi. Lebih yakin lagi bahwa kehidupan lain itu bahkan merupakan kehidupan yang sesungguhnya.

Disana setiap manusia akan mempertanggung jawabkan apa yang dilakukan selama hidup didunia. Manusia tahu benar bahwa baik dan buruk itu akan memperoleh perhitungan, maka manusia akan selalu mencari sesuatu yang dapat menuntunnya kearah kebaikan dan menjauhkan diri dari keburukan.

Akhirnya manusia menemukan apa yang disebut “sesuatu dan kekuatan diluar dirinya“. Ternyata keduanya adalah “Agama dan Tuhan“. Dengan demikian bahwa pandangan hidup merupakan masalah yang asasi bagi manusia. Sayangnya tidak semua manusia memahaminya, sehingga banyak orang yang memeluk suatu agama semata-mata atas dasar keturunan. Akibatnya banyak orang yang beragama hanya pada lahirnya saja dan tidak sampai batinnya. Atau yang sering dikenal dengan agama KTP. Padahal urusan agama adalah urusan akal, seperti dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam satu hadistnya: Agama adalah akal, tidak ada agama bagi orang-orang yang tidak berakal.”

Maksud Nabi Muhammad SAW tersebut ialah agar manusia dalam memilih suatu agama benar-benar berdasarkan pertimbangan akalnya, dan bukan semata-mata karena asas keturunan. Hal ini ditegaskan oleh firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat-236 yang artinya :

“Tidak ada paksaan untuk memasuki sesuatu agama, sesungguhnya telah jelas antara jalan (agama) yang benar dan jalan (agama) yang salah.”

Ternyata, pandangan hidup sangat penting. Baik untuk kehidupan sekarang maupun kehidupan di akhirat. Dan sudah sepantasnya setiap manusia memilikinya. Maka pilihan pandangan hidup harus betul-betul berdasarkan pilihan akal bukan sekedar ikut-ikutan saja.

Perlu kita sadari bahwa baik Tuhan maupun agama bagi kita adalah suatu kebutuhan. Bukan kebutuhan sesaat seperti makan, minum, tidur, dan sebagainya. Melainkan kebutuhan yang terus menerus dan abadi. Sebab setiap saat kita memerlukan perlindungan Allah SWT dan petunjuk agama sampai diakhir nanti.

Firman Allah SWT :
“ Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat ; didalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula apa yang kamu minta.” (QS.Fushilat : 31).
read more “Manusia dan Pandangan Hidup” 0 comments

Manusia dan Keadilan

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)



Keadilan: Pengertian
Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.

Keadilan merupakan kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang adil”. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.

Macam-Macam Keadilan
a. KEADILAN LEGAL ATAU KEADILAN MORAL
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik. Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.

b. KEADILAN DISTRIBUTIF
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).

c. KEADILAN KOMUTATIF
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.



Keadilan Dalam Kehidupan Sosial
Dalam hidup dan kehidupan, setiap manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keinginan untuk berbuat kebaikan “jujur”. Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalui dibenturkan oleh permasalahan-permasalahan dan kendala yang dihadapinya yang kesemuanya disebabkan oleh berbagai sebab, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.

Dampak positif dari keadilan itu sendiri dapat membuahkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi. Karena ketika seseorang mendapat perlakuan yang tidak adil maka orang tersebut akan mencoba untuk bertanya atau melalukan perlawanan “protes” dengan caranya sendiri. Cara itulah yang dapat menimbulkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi seperti demonstrasi, melukis, menulis dalam bentuk apabun hingga bahkan membalasnya dengan berdusta dan melakukan kecurangan.

Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan. Menurut Aristoteles, keadilan akan dapat terwujud jika hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan sebaliknya, hal–hal yang tidak semestinya diperlakukan tidak semestinya pula. Dimana keadilan memiliki ciri antara lain: tidak memihak, seimbang dan melihat segalanya sesuai dengan proporsinya baik secara hak dan kewajiban dan sebanding dengan moralitas. Arti moralitas disini adalah sama antara perbuatan yang dilakukan dan ganjaran yang diterimanya. Dengan kata lain keadilan itu sendiri dapat bersifat hukum.
read more “Manusia dan Keadilan” 0 comments

Manusia dan Penderitaan

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)



Penderitaan
Sebelum melangkah lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui lebih dalam makna atau arti dari penderitaan itu sendiri. Penderitaan, atau sakit dalam arti luas, adalah suatu pengalaman yang tidak menyenangkan dan keengganan terkait dengan bahaya atau ancaman bahaya. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Derita Mental
Secara mental derita dapat diartikan sebagai siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, maka timbul penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan.

Ketakutan yang berlebihan dan tidak pada tempatnya disebut phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang  merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, kesakitan, kegagalan. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita berpuluh kali lebih parah.

Siksaan jiwa tidak bisa dianggap remeh, karena apabila tidak segera diatasi dapat membahayakan jiwa seseorang. Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami gangguan mental adalah :
1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bisa jasmana maupun rokhani
2. usaha mempertahankan diri dengan cara negative
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
2. terjadinya konflik sosial budaya
3. cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Derita mental juga identik dengan sikap depresi. Beban hidup yang berat serta emosi yang labil merupakan pemicu utama terjadinya depresi. Meski disebabkan oleh faktor psikologis, serangan depresi tidak hanya berdampak pada kondisi jiwa tapi juga memicu penderitaan secara fisik.


Derita Fisik
Secara umum penderitaan fisik seseorang dipengaruhi oleh derita mental yang telah dialami seseorang. Secara tidak sadar beban hidup psikis yang dialami seseorang telah memicu penyakit fisik berbahaya. Seperti dikutip dari MedicineNet, sebagai berikut:
1. Sakit kepala
Keluhan ini adalah gejala fisik yang paling sering dialami oleh penderita depresi. Bagi yang memiliki riwayat migrain, depresi bisa memicu kekambuhan atau memperburuk kondisi tersebut.

2. Nyeri punggung
Sama seperti sakit kepala, nyeri punggung juga bisa kambuh dan memburuk saat seseorang sedang mengalami depresi. Nyeri punggung jarang muncul tiba-tiba, biasanya hanya menyerang penderita depresi yang memang sebelumnya punya riwayat gangguan tersebut.

3. Nyeri otot dan persendian
Rematik dan sejenisnya merupakan penyakit kronis akibat kerusakan sel-sel otot dan persendian. Kondisi ini bisa memburuk karena depresi.

4. Nyeri dada
Gangguan jantung adalah pemicu utama dan paling dikhawatirkan pada keluhan nyeri dada, sehingga ada baiknya langsung periksa ke dokter. Kadang-kadang keluhan ini juga meningkat saat depresi.

5. Gangguan pencernaan
Jenis gangguan pada sistem pencernaan sangat bervariasi pada penderita depresi. Beberapa di antaranya merasakan mual-mual atau diare, sementara yang lain ada juga yang justru mengalami sembelit atau susah buang air besar.

6. Lemah lesu
Meski tidak bergadang pada malam sebelumnya, seseorang yang mengalami depresi bisa dengan mudah kehilangan gairah untuk beraktivitas. Pada pagi hari, rasanya susah dan malas untuk bangkit dari tempat tidur meski sebenarnya sudah terbangun.

7. Susah tidur
Gelisah yang dirasakan saat depresi membuat penderitanya kesulitan untuk jatuh tertidur di malam hari. Kondisi ini cukup berbahaya, sebab kurang tidur justru akan memicu kelelahan dan pada akhirnya memperburuk serangan depresi.

8. Perubahan nafsu makan
Beberapa orang menjadi tidak doyan makan ketika suasana hatinya sedang gelisah karena depresi, sehingga tubuhnya kurus dan tidak bersemangat. Namun bagi sebagian yang lain, depresi justru menyebabkan nafsu makan tidak terkontrol dan sering kalap jika ditawari makanan yang manis-manis.
read more “Manusia dan Penderitaan” 0 comments

Manusia dan Keindahan

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)



Keindahan: Tafsir dan Pengertian
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.


Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya."

Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya."

Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk "muda" dan "usia matang."

Keindahan pada Manusia
Wanita yang indah atau elok rupanya disebut "cantik" atau "ayu", sementara pria yang rupawan disebut "tampan" atau "ganteng" di dalam masyarakat. Sifat dan ciri seseorang yang dianggap "elok", apakah secara individu atau dengan konsensus masyarakat, sering didasarkan pada beberapa kombinasi dari Inner Beauty (keelokan yang ada di dalam), yang meliputi faktor-faktor psikologis seperti kepribadian, kecerdasan, keanggunan, kesopanan, kharisma, integritas, dan kesesuaian, dan Outer Beauty (keelokan yang ada di luar), yaitu daya tarik fisik yang meliputi faktor fisik, seperti kesehatan, kemudaan, simetri wajah, dan struktur kulit wajah.

Standar kecantikan atau ketampanan selalu berkembang, berdasarkan apa yang dianggap suatu budaya tertentu sebagai berharga. Lukisan sejarah memperlihatkan berbagai standar yang berbeda untuk keelokan manusia. Namun manusia yang relatif muda, dengan kulit halus, tubuh proporsional, dan fitur biasa, secara tradisional dianggap paling elok sepanjang sejarah.

Sebuah figur dari wanita cantik yang telah dieksplorasi oleh para peneliti adalah rasio pinggang-panggul sekitar 0,70. Fisiologi telah menunjukkan bahwa perempuan dengan angka jam pasir lebih subur dibandingkan dengan wanita lain karena tingkat hormon yang lebih tinggi, sebuah fakta yang mungkin secara sadar mengondisikan laki-laki dalam memilih pasangan.

Masyarakat dipengaruhi oleh gambar-gambar yang mereka lihat di media untuk menentukan mana yang indah dan tidak. Kaum feminis dan dokter telah memsugesti bahwa model terlalu kurus yang tampil di majalah telah mengalami gangguan makan, yang lainnya berpendapat bahwa dominasi perempuan kulit putih yang ditampilkan dalam film dan iklan mengarah ke konsep Eurocentric keindahan,  yaitu perasaan yang dapat menimbulkan rasa rendah diri pada wanita dengan warna kulit lainnya sehingga mengarah ke rasisme diinternalisasi. The Black is Beautiful merupakan salah satu gerakan untuk menghilangkan gagasan tersebut.

Efek di Masyarakat
Keindahan menyajikan standar perbandingan, dan dapat menimbulkan kebencian dan ketidakpuasan bila tidak tercapai. Seseorang yang tidak sesuai dengan "ideal kecantikan" mungkin dikucilkan dalam komunitas mereka. Sitkom televisi Ugly Betty menggambarkan kehidupan seorang gadis yang menghadapi kesulitan karena sikap masyarakat tidak ramah terhadap orang-orang dianggap tidak menarik.

Namun di sisi lain, seseorang mungkin juga dilecehkan karena keindahannya. Dalam Malena, seorang wanita Italia yang sangat cantik dipaksa menjadi "miskin" karena para wanita di masyarakat setempat menolak untuk memberikannya pekerjaan karena takut bahwa ia mungkin dapat "menarik hati" suami mereka.

Para peneliti telah menemukan bahwa siswa dengan penampilan menarik mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari guru mereka daripada siswa dengan penampilan biasa. Lebih lanjut, pasien yang "menarik" mendapatkan perawatan lebih personal dari dokter mereka. Studi bahkan menunjukkan bahwa penjahat yang tampan menerima hukuman lebih ringan dari narapidana yang kurang tampan. Studi di kalangan remaja dan dewasa muda, seperti dikutip penulis dan psikiater, Eva Ritvo, menunjukkan bahwa kondisi kulit memiliki efek besar pada perilaku sosial dan kesempatan.

Berapa banyak uang yang diperoleh seseorang juga dapat dipengaruhi oleh keindahan fisik. Satu studi menemukan bahwa orang-orang yang kurang daya tarik fisiknya mendapatkan 5 sampai 10 persen lebih sedikit dari orang yang berpenampilan biasa-biasa saja, yang pada akhirnya dapat berkurang lagi  hingga 3 sampai 8 persen dari mereka yang dianggap "indah". Diskriminasi terhadap orang lain berdasarkan penampilan mereka dikenal sebagai lookism.

St Agustinus berkata tentang keindahan: "Keindahan sesungguhnya merupakan karunia yang baik dari Tuhan, tetapi yang baik tersebut mungkin saja bukan yang terbaik. Tuhan membagi-bagikannya, bahkan untuk yang jahat sekalipun."


Sumber:
-http://www.wikipedia.com/co.id
-http://www.phrases.org.uk/meanings/59100.html
read more “Manusia dan Keindahan” 0 comments

2. Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)



Ilmu Budaya Dasar, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.

Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu, yaitu the humanities, disamping tanggung jawabnya yang lain. Pada umunmya the humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, clan dan sebagainya. Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya.

Jadi secara sederhana Ilmu Budaya Dasar dapat disimpulkan sebagai pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengetahuan tentang budaya untuk mengkaji manusia dengan budayanya.


Pendekatan Kesusastraan

Hampir disetiap jaman, sastra mempunyai peranan yang penting. Alasan pertama, karena sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pemyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi.

Karya sastra adalah penjabaran abstraksi, namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih, kebahagian, kebebasan dan lainnya.


IBD yang dihubungkan Prosa
Prosa kadang disebut naratis fiction, prose fiction atau fiction saja. Dalam bahasa Indonesia dterjemahkan sebagai cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi.

Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.

Prosa lama meliputi:
-Dongeng: Cerita sederhana yang tidak benar-benar terjadi.
-Hikayat: Cerita pelipur lara yang sulit diterima akal, merupakan cerita rekaan,namun memiliki pesan dan amanat bagi pembacanya.
-Sejarah: Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul keturunan.
-Epos.
-Cerita Pelipur Lara.

Prosa baru meliputi:
-Cerpen: Suatu bentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya, mengandalkan teknik teknik sastra seperti tokoh, plot, tema bahasa dan insight.
-Novel: Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
-Biografi: Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
-Kisah: Satuan naratif yang seringkali dibedakan dari cerita, seperti “Kisah Abdullah dari Singapura ke Kelantan”.
-Otobiografi: Biografi yang ditulis oleh subyeknya (dikarang bersama dengan penulis lain disebutkan sebagai “sebagaimana” atau “dengan”).


Nilai-nilai dalam prosa fiksi
Nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra adalah:
1.Prosa fiksi memberikan kesenangan.
Keistimewaanya pembaca dapat pengalaman seperti mengalami sendiri peristiwa tersebut.
2.Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberi informasi sejenis yang tidak ada di ensiklopedia
3.Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi mentimulasi imaginasi, sarana bagi pemindahan, dan merupakan warisan budaya bangsa.
4.Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Dengan prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan dengan pengalamannya bersama individu lain.

Berkenaan dengan moral, karya sastra dibagi dua, yaitu:
1.Karya sastra yang menyuarakan aspirasi zamannya, mengajak pembaca mengikuti yang dikehendaki zamannya.
2.Karya sastra yang menyuarakan gejolak zamannya, mengajak pembaca untuk merenung.


IBD Yang dihubungkan Dengan Puisi
Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa artistik/estetik yang padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.

Kepuitisan, keartistikan/keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
1.Figura bahasa gaya personifikasi, metafora, perbandingan alegori, sehingga puisi menarik.
2.Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda.
3.Kata-kata yang berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah berisi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup.
4.Kata yang berkonotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi nilai-nilai, rasa, dan asosiasi-asosiasi tertentu.

Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan“. Pendekatan pada pengalaman perwakilan dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut ” Imaginative Entry “.

Puisi dan Keinsyafan/Kesadaran Individual
Dengan puisi mahasiswa dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik diri sendiri maupun orang lain.

Puisi dan keinsyafan sosial
Puisi memberitahukan manusia sebagai mahluk sosial yang terlibat dalam isu dan problem sosial.

Secara imajinatif puisi menafsirkan situasi dasar manusia sosial berupa:
* Penderitaan atas ketidakadilan
* perjuangan untuk kekuasaan
* Konflik dengan sesamanya
* Pemberontakan kepada hukum Tuhan.
read more “2. Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan” 0 comments

1. Manusia dan Kebudayaan

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)


Manusia

Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok atau seorang individu. Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup. Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan. Untuk dapat hidup, manusia membutuhkan sesuatu. Alat untuk memenuhi kebutuhan itu bersumber dari lingkungan.

Oleh karena itu lingkungan mempunyai pengaruh besar terhadap manusia itu sendiri, hal ini dapat dilihat pada gambar siklus hubungan manusia dengan lingkungan sebagai berikut:






Gambar di atas menggambarkan bahwa manusia dan lingkungan atau sebaliknya merupakan hal yang tak terpisahkan sebagai ekosistem, yang dapat dibedakan mejadi:
- Lingkungan alam yang befungsi sebagai sumber daya alam
- Lingkungan manusia yang berfungsi sebagai sumber daya manusia
- Lingkungan buatan yang berfungsi sebagai sumber daya buatan


Budaya

E.B. Taylor: 1871 berpendapat bahwa budaya adalah: Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari manusia sebagai anggota masyarakat.

Sedangkan Linton: 1940, mengartikan budaya dengan: Keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.

Adapun Kluckhohn dan Kelly: 1945 berpendapat bahwa budaya adalah: Semua rancangan hidup yang tercipta secara historis, baik yang eksplisit maupun implisit, rasional, irasional, yang ada pada suatu waktu, sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia

Lain halnya dengan Koentjaraningrat: 1979 yang mengatikan budaya dengan: Keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Berdasarkan definisi para ahli tersebut dapat dinyatakan bahwa unsur belajar merupakan hal terpenting dalam tindakan manusia yang berkebudayaan. Hanya sedikit tindakan manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang tak perlu dibiasakan dengan belajar.

Kebudayaan dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya.

Suatu kebudayaan merupakan milik bersama anggota suatu masyarakat atau suatu golongan sosial, yang penyebarannya kepada anggota-anggotanya dan pewarisannya kepada generasi berikutnya dilakukan melalui proses belajar dan dengan menggunakan simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun yang tidak. Dengan demikian, setiap anggota masyarakat mempunyai suatu pengetahuan mengenai kebudayaannya tersebut yang dapat tidak sama dengan anggota-anggota lainnya, disebabkan oleh pengalaman dan proses belajar yang berbeda dan karena lingkungan-lingkungan yang mereka hadapi tidak selamanya sama.


Hubungan Antar Manusia dan Kebudayaan

Antara manusia dan kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat, sebagaimana yang diungkapkan oleh Dick Hartoko bahwa manusia menjadi manusia merupakan kebudayaan. Hampir semua tindakan manusia itu merupakan kebudayaan. Hanya tindakan yang sifatnya naluriah saja yang bukan merupakan kebudayaan, tetapi tindakan demikian prosentasenya sangat kecil. Tindakan yang berupa kebudayaan tersebut dibiasakan dengan cara belajar. Terdapat beberapa proses belajar kebudayaan yaitu proses internalisasi, sosialisasi dan enkulturasi.

Pembentukan kebudayaan dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian. Dalam rangka survive maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara.

Hal yang dilakukan oleh manusia inilah kebudayaan. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
read more “1. Manusia dan Kebudayaan” 0 comments

Manusia dan Cinta

Nama: Maya Octaviany
NPM: 17109219
Kelas: 1KA29
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar (softskill)




Definisi Cinta

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.

Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

Cinta juga merupakan satu perkataan yang mengandung makna perasaan yang rumit. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan masa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu.




Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan sebagai berikut:
•    Perasaan terhadap keluarga
•    Perasaan terhadap teman-teman, atau philia
•    Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
•    Perasaan yang hanya merupakan kemauan, keinginan hawa nafsu atau cinta eros
•    Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
•    Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut narsisisme
•    Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
•    Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
•    Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme

Penggunaan istilah cinta dalam masyarakat Indonesia dan Melayu lebih dipengaruhi perkataan love dalam bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua amalan dan arti untuk eros, philia, agape dan storge. Namun demikian perkataan-perkataan yang lebih sesuai masih ditemui dalam bahasa serantau dan dijelaskan seperti berikut:
•    Cinta yang lebih cenderung kepada romantis, asmara dan hawa nafsu, eros
•    Sayang yang lebih cenderung kepada teman-teman dan keluarga, philia
•    Kasih yang lebih cenderung kepada keluarga dan Tuhan, agape
•    Semangat nusa yang lebih cenderung kepada patriotisme, nasionalisme dan narsisme, storge

Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
•    Perasaan
•    Pengenalan
•    Tanggung jawab
•    Perhatian
•    Saling menghormati

Erich Fromm dalam buku larisnya (the art of loving) menyatakan bahwa ke empat gejala: Care, Responsibility, Respect, Knowledge (CRRK), muncul secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Omong kosong jika seseorang mengatakan mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggungjawab pada si anak. Sementara tanggungjawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya dan tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, guru, rohaniwan dll pada sikap otoriter.


Jenis-jenis cinta pada manusia


Seperti banyak jenis kekasih, ada banyak jenis cinta. Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-Whorf.

Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dll. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan.

Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya

Cinta antar pribadi menunjuk kepada cinta antara manusia. Bentuk ini lebih dari sekedar rasa kesukaan terhadap orang lain. Cinta antar pribadi bisa mencakup hubungan kekasih, hubungan orangtua dengan anak, dan juga persahabatan yang sangat erat.

Beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antar pribadi:
•    Kasih sayang: menghargai orang lain.
•    Altruisme: perhatian non-egois kepada orang lain (yang tentunya sangat jarang kita temui sekarang ini).
•    Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan (bukan saling memanfaatkan).
•    Komitmen: keinginan untuk mengabadikan cinta, tekad yang kuat dalam suatu hubungan.
•    Keintiman emosional: berbagi emosi dan rasa.
•    Kekerabatan: ikatan keluarga.
•    Passion: Hasrat dan atau nafsu seksual yang cenderung menggebu-gebu.
•    Physical intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain secara fisik, termasuk di dalamnya hubungan seksual.
•    Kepentingan pribadi: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi, cenderung egois dan ada keinginan untuk memanfaatkan pasangan.
•    Pelayanan: keinginan untuk membantu dan atau melayani.
•    Homoseks: Cinta dan atau hasrat seksual pada orang yang berjenis kelamin sama, khususnya bagi pria. Bagi wanita biasa disebut Lesbian (lesbi).

Energi seksual dapat menjadi unsur paling penting dalam menentukan bentuk hubungan. Namun atraksi seksual sering menimbulkan sebuah ikatan baru, keinginan seksual dianggap tidak baik atau tidak sepantasnya dalam beberapa ikatan cinta. Dalam banyak agama dan sistem etik hal ini dianggap salah bila memiliki keinginan seksual kepada keluarga dekat, anak, atau diluar hubungan berkomitmen. Tetapi banyak cara untuk mengungkapkan rasa kasih sayang tanpa seks. Afeksi, keintiman emosi dan hobi yang sama sangat biasa dalam berteman dan saudara di seluruh manusia.
read more “Manusia dan Cinta” 0 comments

Penyusunan Kerangka Karangan Ilmiah

Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengamatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Sedangkan karangan ilmiah memiliki ciri khas yaitu:
a.Bersifat ilmiah.
b.Objektif.
c.Menggunakan bahasa baku.
d.Disusun dengan kerangka yang sistematis yang bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
-Pendahuluan
-Isi
-Penutup.

Sistematika pada poin "d" dapat lebih dikembangkan lagi sesuai dengan jenis karangan ilmiah yang dikerjakan.

Berikut adalah contoh kerangka karangan ilmiah pada skripsi:
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG
DAFTAR TABEL
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Pembatasan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kerangka Teori
1.5 Sumber Data
1.6 Sistematika Penulisan
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 …
2.2 …
BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN
3.1 …
3.2 …
BAB IV ANALISIS DATA
4.1 …
4.2 …
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 …
5.2 …
KARANGAN SKRIPSI SEMENTARA
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR KAMUS
LAMPIRAN DATA
read more “Penyusunan Kerangka Karangan Ilmiah” 0 comments

Peranan Bahasa Indonesia Dalam Konsep Ilmiah

Bahasa Indonesia dalam konsep ilmiah mengambil bagian yang penting dalam upaya menyampaikan kesatuan makna ke dalam pikiran orang lain. Peranan tersebut biasanya tertuang dalam bentuk tulisan (penulisan) ilmiah, yaitu sebuah karangan yang bersifat fakta yang ditulis dengan menggunakan penulisan yang baik dan benar serta ditulis menurut metode yang ada.

Terdapat beberapa jenis penulisan ilmiah yang dapat di kategorikan sebagai berikut :

* Makalah
* Kertas Kerja
* Laporan Praktik Kerja
* Skripsi Langsung (observasi lapangan)
* Skripsi Tidak langsung (studi kepustakaan)
* Tesis
* Disertasi
* dsb.

Penulisan karya ilmiah tersebut memerlukan konsep baku Bahasa Indonesia atau Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dalam standardisasinya, yang meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca, yang penjabarannya dapat dilihat sebagai berikut :

1. Huruf abjad: abjad yang digunakan ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa, Bb, Cc, Dd, Ee, Ff, Gg, Hh, Ii, Jj, Kk, Ll, Mm, Nn, Oo, Pp, Qq, Rr, Ss, Tt, Uu, Vv, Ww, Xx, Yy, Zz.
2. Huruf vokal: a, e, i, o, u.
3. Huruf konsonan: b, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, z.
4. Huruf diftong: ai, au, ai.
5. Gabungan konsonan: kh, ng, ny, sy.

Huruf kapital dipakai sebagai berikut :

1. Huruf pertama kata pada awal kalimat
2. Huruf pertama petikan langsung
3. Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, kitab suci, termasuk kata ganti
4. Gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
5. Nama jabatan, pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
6. Huruf pertama unsur-unsur nama orang
7. Huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
8. Huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa bersejarah.
9. Huruf pertama nama geografi
10. Huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung.
11. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta dokumen resmi.
12. Huruf pertama nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata depan dan kata hubung yang berada di tengah kata.
13. Huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan.
14. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan.
15. Huruf pertama kata ganti Anda, dan masih banyak ejaan lainnya.

Selain konsep baku Bahasa Indonesia, penulisan ilmiah juga memerlukan metode atau proses yang sistematis dalam pengerjaannya. Unsur tersebut biasanya berupa observasi, hipotesis, prediksi, dan terakhir eksperimen.

Dalam penjabaran tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa peranan Bahasa Indonesia dalam konsep ilmiah menjadi sangat penting dilakukan karena ilmu ini diperlukan untuk penjabaran suatu gagasan atau pikiran seseorang ke dalam bentuk tulisan.

* berbagai sumber
* sweetstrawberry.wordpress

read more “Peranan Bahasa Indonesia Dalam Konsep Ilmiah” 0 comments

Perkembangan Bahasa Indonesia, Sejarah dan Peristiwa Penting

Sejarah

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern, paling tidak dalam bentuk informalnya. Bentuk bahasa sehari-hari ini sering dinamai dengan istilah Melayu Pasar. Jenis ini sangat lentur sebab sangat mudah dimengerti dan ekspresif, dengan toleransi kesalahan sangat besar dan mudah menyerap istilah-istilah lain dari berbagai bahasa yang digunakan para penggunanya.

Bentuk yang lebih resmi, disebut Melayu Tinggi, pada masa lalu digunakan kalangan keluarga kerajaan di sekitar Sumatera, Malaya, dan Jawa. Bentuk bahasa ini lebih sulit karena penggunaannya sangat halus, penuh sindiran, dan tidak seekspresif Bahasa Melayu Pasar.

Pemerintah kolonial Belanda yang menganggap kelenturan Melayu Pasar mengancam keberadaan bahasa dan budaya Belanda berusaha meredamnya dengan mempromosikan Bahasa Melayu Tinggi, di antaranya dengan penerbitan karya sastra dalam Bahasa Melayu Tinggi oleh Balai Pustaka. Tetapi Bahasa Melayu Pasar sudah telanjur diambil oleh banyak pedagang yang melewati Indonesia.

Bahasa Indonesia

Bahasa Melayu di Indonesia kemudian digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan), namun pada waktu itu belum banyak yang menggunakannya sebagai bahasa ibu. Biasanya masih digunakan bahasa daerah (yang jumlahnya bisa sampai sebanyak 360).

Awal penciptaan Bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa bermula dari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Di sana, pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, dicanangkanlah penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk negara Indonesia pascakemerdekaan. Soekarno tidak memilih bahasanya sendiri, Jawa (yang sebenarnya juga bahasa mayoritas pada saat itu), namun beliau memilih Bahasa Indonesia yang beliau dasarkan dari Bahasa Melayu yang dituturkan di Riau.

Bahasa Melayu Riau dipilih sebagai bahasa persatuan Negara Republik Indonesia atas beberapa pertimbangan sebagai berikut:

1. Jika bahasa Jawa digunakan, suku-suku bangsa atau puak lain di Republik Indonesia akan merasa dijajah oleh suku Jawa yang merupakan puak (golongan) mayoritas di Republik Indonesia.

2. Bahasa Jawa jauh lebih sukar dipelajari dibandingkan dengan bahasa Melayu Riau. Ada tingkatan bahasa halus, biasa, dan kasar yang dipergunakan untuk orang yang berbeda dari segi usia, derajat, ataupun pangkat. Bila pengguna kurang memahami budaya Jawa, ia dapat menimbulkan kesan negatif yang lebih besar.

3. Bahasa Melayu Riau yang dipilih, dan bukan Bahasa Melayu Pontianak, atau Banjarmasin, atau Samarinda, atau Maluku, atau Jakarta (Betawi), ataupun Kutai, dengan pertimbangan pertama suku Melayu berasal dari Riau, Sultan Malaka yang terakhirpun lari ke Riau selepas Malaka direbut oleh Portugis. Kedua, ia sebagai lingua franca, Bahasa Melayu Riau yang paling sedikit terkena pengaruh misalnya dari bahasa Tionghoa Hokkien, Tio Ciu, Ke, ataupun dari bahasa lainnya.

4. Pengguna bahasa Melayu bukan hanya terbatas di Republik Indonesia. Pada tahun 1945, pengguna bahasa Melayu selain Republik Indonesia masih dijajah Inggris. Malaysia, Brunei, dan Singapura masih dijajah Inggris. Pada saat itu, dengan menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, diharapkan di negara-negara kawasan seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura bisa ditumbuhkan semangat patriotik dan nasionalisme negara-negara jiran di Asia Tenggara.

Dengan memilih Bahasa Melayu Riau, para pejuang kemerdekaan bersatu lagi seperti pada masa Islam berkembang di Indonesia, namun kali ini dengan tujuan persatuan dan kebangsaan.
Bahasa Indonesia yang sudah dipilih ini kemudian distandardisasi (dibakukan) lagi dengan nahu (tata bahasa), dan kamus baku juga diciptakan. Hal ini sudah dilakukan pada zaman Penjajahan Jepang.

Peristiwa-peristiwa penting yang berkaitan dengan perkembangan bahasa Melayu/ Indonesia

Perinciannya sebagai berikut:

1. Pada tahun 1901 disusunlah ejaan resmi bahasa Melayu oleh Ch. A. van Ophuijsen dan ia dimuat dalam Kitab Logat Melayu.

2. Pada tahun 1908 Pemerintah mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat), yang kemudian pada tahun 1917 ia diubah menjadi Balai Pustaka. Balai itu menerbitkan buku-buku novel seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa Melayu di kalangan masyarakat luas.

3. Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan saat-saat yang paling menentukan dalam perkembangan bahasa Indonesia karena pada tanggal itulah para pemuda pilihan mamancangkan tonggak yang kukuh untuk perjalanan bahasa Indonesia.

4. Pada tahun 1933 secara resmi berdirilah sebuah angkatan sastrawan muda yang menamakan dirinya sebagai Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana dan kawan-kawan.

5. Pada tarikh 25-28 Juni 1938 dilangsungkanlah Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Dari hasil kongres itu dapat disimpulkan bahwa usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendekiawan dan budayawan Indonesia saat itu.

6. Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar RI 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

7. Pada tanggal 19 Maret 1947 diresmikan penggunaan Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) sebagai pengganti Ejaan van Ophuijsen yang berlaku sebelumnya.

8. Kongres Bahasa Indonesia II di Medan pada tarikh 28 Oktober s.d. 2 November 1954 juga salah satu perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus-menerus menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa kebangsaan dan ditetapkan sebagai bahasa negara.

source :
* id wikipedia
* kaskuser : Ridodevilito
* image : id.acehinstitute.org



read more “Perkembangan Bahasa Indonesia, Sejarah dan Peristiwa Penting” 0 comments

Pemanfaatan Telematika di Berbagai Bidang

Telematika sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industri, bisnis informasi, media dan telekomunikasi.

Perubahan (kemajuan) dalam teknologi telematika telah mentransformasikan pola ekonomi, pola hidup dan cara melakukan bisnis secara signifikan. Pemanfaatan internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi bisnis dan memberikan kemudahan dalam melakukan diversifikasi kebutuhan.

Pemanfaatan internet dalam e-Government juga telah terbukti dapat meningkatkan kinerja pemerintah didalam penyediaan informasi dan penyelenggaraan layanan kepemerintahan kepada masyarakat dan kalangan bisnis.

PEMANFAATAN TELEMATIKA

Pemanfaatan internet dalam e-Health, e-Education, dan lain-lain secara nyata telah memberikan nilai tambah bagi masyarakat, pengaruh lebih jauh perkembangan telematika berimplikasi pada transformasi pola ekonomi yang semula berorientasi pada “Supplier” kearah “Konsumen”.

Konsumen secara mudah dapat melakukan pencarian dan perbandingan untuk mendapatkan produk berkualitas tinggi dan dengan harga kompetitif. Selain itu, perkembangan telematika juga mempengaruhi pola dan fungsi pemerintah, dari semula bersifat memiliki, mengembangkan dan mengoperasikan industri, berubah menjadi penentu kebijakan, pemberi regulasi, pemantau dan pendorong perkembangan sektor industri.

PERAN TELEMATIKA

I. Sebagai bidang usaha (Telematika menjadi core bisnis) :
a. Industri
b. Perdagangan
c. Jasa

II. Sebagai penunjang usaha (Telematika sebagai enabler) :
a. Efisiensi
b. Peningkatan daya saing

a) Potensi pengembangan produk dan pasar yang sangat besar belum dimanfaatkan dengan baik, padahal pengembangan industri software telematika di dalam negeri akan mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

b) Lemahnya standardisasi dan sertifikasi produk piranti lunak dalam negeri menyebabkan kualitas produk beragam yang membingungkan konsumen.

c) Mengurangi ketergantungan pada piranti lunak import akan sangat berarti dalam meningkatkan kemampuan nasional untuk memanfaatkan telematika (khususnya untuk UKM).

d) Kelemahan Hukum dan Perundangan serta ketidak relaan membayar lisensi dengan biaya mahal, menyebabkan tingginya tingkat pelanggaran HAKI di Indonesia.

source :
* Cyberpreneurship.ppt Files
* image: www.life123.com



read more “Pemanfaatan Telematika di Berbagai Bidang” 0 comments

Pengantar Telematika, arti dan makna...

Mungkin para blogger di Indonesia sudah sering kali mendengar sebutan "pakar telematik" tersemat tiap kali nama Roy Suryo disebut di berbagai media. Namun apabila ada yang menanyakan arti dari telematika itu sendiri kemungkinan besar banyak yang belum paham maknanya.

Daripada bingung, yuk langsung nge-google dan searching pengertian telematika, jadi sedikit demi sedikit kita bisa mulai tahu apa arti kata tersebut.

Kata telematika sendiri berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication

Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru.

Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}.

Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika.

Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Hmm... walaupun terkesan rumit, semoga penjabaran dan arti dari "Telematika" di atas dapat menjadi ilmu pengetahuan yang berguna ya buat teman blogger semua, cheers... ;)

sumber: total.or.id
image by: telematika.co.id


read more “Pengantar Telematika, arti dan makna...” 0 comments

Makanan Sehat - Bag. 2

Lanjut lagi yuk baca info tentang makanan yang dapat berfungsi sebagai obat bagi kesehatan tubuh. Selain makanan-makanan ini mudah didapat, ternyata banyak manfaat yang bagus banget tuk tubuh kita lho guys..,
Gak percaya? Check this out & Try! ^^


CORNFLAKE
:: Saat datang bulan, wanita dapat menghindari dampaknya (seperti gelisah, depresi, dan rasa kaku) dengan mengonsumsi cornflake

KERANG
:: Bila punya masalah dalam mengingat, kandungan zinc (seng) dalam kerang mampu meningkatkan fungsi mental yang diperlukan tubuh

BAWANG PUTIH
:: Flu dapat disembuhkan oleh makanan ini. Bawang putih juga mampu menurunkan kolesterol

CABAI MERAH (CAYENNE)
:: Bahan-bahan serupa yang ditemukan pada obat batuk ternyata ditemukan juga pada cabai merah. Namun gunakan cabai dengan hati-hati, karena makanan yang satu ini dapat mengiritasi perut anda

GANDUM & KOL
:: Dapat menolong mempertahankan estrogen (penyebab kanker payudara) pada level yang menyehatkan

SAYURAN BERWARNA HIJAU TUA & ORANYE
:: Obat penawar terbaik adalah beta carotene, satu bentuk dari vitamin A yang ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap dan oranye

APEL
:: Saat diare parutlah apel dengan kulitnya, biarkan menjadi coklat dan makanlah untuk obat pada kondisi ini. Pisang juga bagus untuk penyakit perut yang satu ini

KUBIS
:: Mengandung bahan yang mampu menghilangkan bisul

ALPUKAT
:: Pembuluh arteri tersumbat? makanlah Alpukat. Lemak tidak jenuh tunggal yang terdapat pada alpukat juga mampu menurunkan kolesterol

SELEDRI & MINYAK ZAITUN
:: Bagus untuk penyakit tekanan darah tinggi. Minyak zaitun telah menunjukkan diri mampu menurunkan tekanan darah, sedangkan Seledri mengandung bahan kimia yang juga mampu menurunkan tekanan darah

BROKOLI & KACANG
:: Bahan chromium dalam brokoli dan kacang menolong mengatur insulin dan gula darah


What a great, tasty, and useful food.



read more “Makanan Sehat - Bag. 2” 0 comments

Makanan Sehat - Bag. 1

Tahukah kamu ada beberapa makanan yang bila dikonsumsi dengan tepat, dapat berperan sebagai obat bagi kesehatan kita ? Well diantaranya adalah yang berikut ini :


JAHE
>> mampu mengurangi peradangan dan rasa nyeri

IKAN
>> memakan sejumlah ikan (atau minyak ikan) dapat mencegah sakit kepala

TEH
>> mencegah stroke! teh mampu mencegah pembentukan timbunan lemak pada dinding jaringan arteri melalui konsumsi sejumlah dosis teh yang berkala

TEH HIJAU
>> menekan nafsu makan dan menjaga berat badan bertambah, juga baik untuk kekebalan tubuh

MADU
>> mengalami insomnia (tidak bisa tidur) ? gunakan madu yang berfungsi sebagai obat penenang

YOGHURT
>> minumlah yoghurt saat anda demam

BAWANG MERAH
>> memakan bawang merah saat asma menolong melegakan saluran pembuluh darah bronchial. coba cara satu ini : letakkan kantung bawang merah di atas bahu untuk menolong masalah pernapasan

PISANG & JAHE
>> pisang ampuh menentramkan perut mual/kembung sedangkan jahe dapat menyembuhkan mual akibat morning sickness

APEL
>> tulang retak dan osteoporosis dapat dicegah oleh bahan makanan yang terdapat di dalam apel

JUS STRAWBERRY/CRANBERRY
>> asam tinggi pada jus ini dapat mengendalikan bakteri yang menyebabkan infeksi kandung kemih


Moga bermanfaat tuk smua pembaca, sehat selalu masyarakat Indonesia, dan jgn lupa tunggu kelanjutannya ya,,, NEXT!



read more “Makanan Sehat - Bag. 1” 0 comments